Renungan Munajat Kemerdekaan

Alhamdulillah 68 tahun sudah negeri ini lepas dari penjajah
Namun, adakah sebagai bangsa kita telah benar-benar merdeka?
Karena hakekat kemerdekaan bukanlah dengan hengkangnya imperialis dari tanah dan air suatu negeri
Melainkan ia adalah kemerdekaan jiwa, pola pikir, sikap hidup, mentalitas dan martabat diri
Ya, apakah kita telah bermartabat sebagaimana laiknya bangsa merdeka?
Ataukah justru masih tetap bangga “memelihara” mentalitas kaum terjajah?
Mari syukuri rahmat besar kemerdekaan dengan sikap syukur sesungguhnya, seraya tak henti berevaluasi dan berintrospeksi diri!
Ya Allah, sebagaimana Engkau telah memerdekakan tanah dan air kami, maka merdekakanlah kami dari penjajahan akidah, ideologi dan pemikiran!
Ya Allah, sebagaimana Engkau telah memerdekakan tanah dan air kami, maka merdekakanlah kami dari penjajahan intelektual dan ilmu pengetahuan!
Ya Allah, sebagaimana Engkau telah memerdekakan tanah dan air kami, maka merdekakanlah kami dari penjajahan budaya hidup dan sikap diri!
Ya Allah, sebagaimana Engkau telah memerdekakan tanah dan air kami, maka merdekakanlah kami dari penjajahan media dan informasi!
Ya Allah, sebagaimana Engkau telah memerdekakan tanah dan air kami, maka merdekakanlah negeri ini dari penjajahan moneter dan ekonomi!
Ya Allah, sebagaimana Engkau telah memerdekakan tanah dan air kami, maka merdekakanlah negeri ini dari penjajahan politik dan demokrasi!
Ya Allah, sebagaimana Engkau telah memerdekakan tanah dan air kami, maka merdekakanlah negeri ini dari penjajahan bangsa sendiri!
Ya Allah, sebagaimana Engkau telah merdekakan tanah dan air kami, maka merdekakanlah negeri ini dari para “budak” imprialis era kini!
Ya Allah, sebagaimana Engkau telah memerdekakan tanah dan air kami, maka mampukanlah kami untuk mensyukuri rahmat besar-Mu ini dengan bukti sikap syukur sejati!
Ya Allah, sebagaimana Engkau telah memerdekakan tanah dan air kami, maka merdekakanlah jiwa ini dari penjajahan syetan terkutuk dan hawa nafsu diri!
Ya Allah, merdekakanlah diri kami dengan mentauhidkan-Mu, menghamba semata dan meng-abdi ikhlas hanya kepada-Mu! Aamiin!

Leave a comment

Filed under Fiqih Pemahaman

Berbagi Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s